Memo -Ditulis oleh Yeptirani-

Blog ini adalah blog idealis saya. Saya mencoba belajar berbagai bahasa di dunia melalui blog ini. Bahasa yang ingin saya pelajari antara lain adalah bahasa Inggris, bahasa Perancis, dan bahasa lainnya.

Karena itulah, walaupun saya masih dalam tahap belajar, dan walaupun tidak banyak orang yang mampir, saya tetap mempertahankan blog ini. Itu semua wujud usaha saya dalam belajar.

Jika Anda menengok blog multibahasa saya ini, mungkin Anda akan menemui banyak kata-kata janggal yang tidak lazim digunakan. Maafkan saya. Itu semua karena saya bukan merupakan pengguna bahasa tersebut.

Saya akan sangat berterima kasih apabila Anda menegur lewat "komentar" atau surat elektronik saya saat Anda menemukan kata-kata janggal. Agar blog ini dan diri saya dapat berkembang lebih baik lagi.
Terima kasih banyak atas perhatian Anda.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Selasa, 29 September 2009

Mengapa Kita Memanggilnya “KOREA”?

Setelah membahas asal mula sebutan “CHINA” dan “JEPANG,” kali ini giliran Korea yang kita bahas.
Negara yang terpecah menjadi 2 ini terletak di Semenanjung Korea, berbatasan dengan Jepang, Rusia, dan China.
Negara yang masih serumpun dengan China dan Jepang ini juga memunyai nama endonim yang jauh berbeda dengan nama eksonim yang kita kenal, yaitu 한국/조선 (Han Guk/韓國).

Artinya? Apa lagi kalau bukan “Negeri Han.”

↑Korea di Peta Asia↑


Jadi, mengapa kita memanggil negeri ini dengan “KOREA”?

Sebutan “KOREA” diambil dari dinasti terbesar di Korea, yaitu Dinasti Goryeo (935M-1392M).
Orang China menyebut nama dinasti ini untuk merujuk negaranya. Mereka mengeja dinasti ini dengan Kauli. Ejaan itu menyebar ke Eropa dan negara-negara lainnya sehingga muncul ejaan baru yaitu Korea, dan Corea.

Dalam bahasa Korea (Han Guk O), negeri Korea Selatan disebut 대한 민국 (Dae Han Min Guk/大韓民國) atau disingkat 한국(Han Guk/韓國). Di kancah internasional, negara ini disebut dengan “Republik Korea.” Dan negara ini disebut 남조선 (Namchosŏn/南朝鮮) atau “Chosŏn Selatan” oleh penduduk Korea Utara.

Sedangkan Korea Utara (Republik Rakyat Demokratik Korea), disebut 조선민주주의인민공화국 (Chosŏn Minjujuŭi Inmin Konghwaguk) atau disingkat menjadi 조선 (Chosŏn), diambil dari nama dinasti terakhir yang memerintah Korea yaitu Dinasti Joseon (1392M-1897M). Penduduk Korea Selatan menyebut negara ini dengan 북조선 (Pukchosŏn) atau “Chosŏn Utara.”

Demikianlah asal mula kita menyebut negara ini “KOREA” (^_^)

Sumber: Berbagai sumber.

Baca Selengkapnya >>

Rabu, 09 September 2009

Bagaimana Asal Mula Nama "JEPANG"?

↑Negara Jepang di Peta Asia↑


Jepang adalah sebuah negara yang terletak di sebelah timur benua Asia. Penduduknya homogen, yaitu suku Ainu. Jepang terkenal sebagai negara maju karena teknologi namun masih mempertahankan kebudayaan lokal. Penduduk asli Jepang menyebut negara mereka dengan 日本 (Nippong/Nihong) yang artinya “tempat matahari berasal/negeri matahari terbit").

Hmm, lalu bagaimana bisa disebut JEPANG?

Ini berhubungan dengan Restorasi Meiji. Seperti kita tahu, sebelum Meiji berkuasa (1868-1912), Jepang adalah sebuah negara yang tertutup dari dunia luar karena pemimpinnya, Shogun Tokugawa, tidak suka akan pengaruh dunia luar terhadap kebuadayaan Jepang. Karena itu, negara-negara luar mengenal Jepang dari negara tetangganya, yaitu China.

Dalam bahasa Mandarin, bahasa nasional di China, huruf 日本 dibaca dengan “Ri Ben” (/:ze pen/). Sudah bisa melihat benang merahnya? Ya, dan Marco Polo menulis ejaan itu dengan kata “Cipangu.”

Dalam bahasa Melayu Kuno, negara ini memang disebut dengan “Jepang” mengadopsi dari bahasa Mandarin. Nama Jepang dalam bahasa Melayu kuno inilah yang dibawa ke Eropa oleh pedagang Portugis dan berkembang ejaan dan pelafalannya menjadi Japon (bahasa Perancis), Japan (bahasa Inggris), Giaponne (bahasa Italia), Japão (bahasa Portugis), dan lain-lain.

Nama resmi negara ini sampai akhir perang dunia II adalah 大日本帝國 (Dai Nippon Teikoku/Kerajaan Agung Jepang). Namun, kini nama resmi negara ini adalah 日本国 (Nippon Koku/Negara Jepang).

Sumber: Beberapa sumber

Baca Selengkapnya >>

Selasa, 08 September 2009

Darimana Nama "CHINA" Berasal?

Semua tahu di mana negara ini. Sebuah negara daratan di "tengah" Benua Asia. Negara ini memiliki populasi penduduk terbesar di dunia. Penduduknya berkulit kuning dan bermata sipit.

China di Peta Asia


Tahu tidak, kalau "China" itu adalah kata eksonim untuk nama negara ini? (*Eksonim = nama sebutan untuk suatu tempat yang tidak dipakai oleh penduduk tempat tersebut; Endonim = nama sebutan untuk diri sendiri)
Sedangkan kata endonim untuk "China" adalah 中国/中國 atau "Zhōngguó" (baca: chung kuo) yang artinya "Kerajaan Tengah" (中/Zhōng /:chung/ = tengah/pusat; 国/Guó /:kuo/ = negara/kerajaan).

Lalu bagaimana ceritanya bisa sampai jadi "CHINA"?

Kata "china" berasal dari kata CIN, yaitu sebutan untuk negara China dalam bahasa Persia yang dipopulerkan di Eropa oleh Marco Polo. Juga berasal dari bahasa Sanskerta untuk negara ini, Cīna. Kata ini disebut pertama kali pada abad kelima SM dalam kisah Mahābhārata, yang mengacu pada suku barbar utara berkulit kuning.
Suku ini teridentifikasi sebagai Dinasti Qin (秦 /:cin/), dinasti yang berkuasa di China pada 221SM-206SM.
Dalam bahasa Latin, kata China mengacu pada Sinia (sekarang "sino-").

Sekarang, nama resmi negara tersebut adalah 中华人民共和国 atau "Zhōnghuá Rénmín Gònghéguó" (/:chunghua zenmin konghekuo/) yang artinya adalah "Republik Rakyat China" atau disingkat 中国/Zhōngguó.

Demikian awal cerita mengapa sekarang kita menyebut negara ini CHINA.

Sumber: Berbagai sumber

Baca Selengkapnya >>