Setelah membahas asal mula sebutan “CHINA” dan “JEPANG,” kali ini giliran Korea yang kita bahas.
Negara yang terpecah menjadi 2 ini terletak di Semenanjung Korea, berbatasan dengan Jepang, Rusia, dan China.
Negara yang masih serumpun dengan China dan Jepang ini juga memunyai nama endonim yang jauh berbeda dengan nama eksonim yang kita kenal, yaitu 한국/조선 (Han Guk/韓國).
Artinya? Apa lagi kalau bukan “Negeri Han.”
Jadi, mengapa kita memanggil negeri ini dengan “KOREA”?
Sebutan “KOREA” diambil dari dinasti terbesar di Korea, yaitu Dinasti Goryeo (935M-1392M).
Orang China menyebut nama dinasti ini untuk merujuk negaranya. Mereka mengeja dinasti ini dengan Kauli. Ejaan itu menyebar ke Eropa dan negara-negara lainnya sehingga muncul ejaan baru yaitu Korea, dan Corea.
Dalam bahasa Korea (Han Guk O), negeri Korea Selatan disebut 대한 민국 (Dae Han Min Guk/大韓民國) atau disingkat 한국(Han Guk/韓國). Di kancah internasional, negara ini disebut dengan “Republik Korea.” Dan negara ini disebut 남조선 (Namchosŏn/南朝鮮) atau “Chosŏn Selatan” oleh penduduk Korea Utara.
Sedangkan Korea Utara (Republik Rakyat Demokratik Korea), disebut 조선민주주의인민공화국 (Chosŏn Minjujuŭi Inmin Konghwaguk) atau disingkat menjadi 조선 (Chosŏn), diambil dari nama dinasti terakhir yang memerintah Korea yaitu Dinasti Joseon (1392M-1897M). Penduduk Korea Selatan menyebut negara ini dengan 북조선 (Pukchosŏn) atau “Chosŏn Utara.”
Demikianlah asal mula kita menyebut negara ini “KOREA” (^_^)
Sumber: Berbagai sumber.













