Waktu pulang kemarin, aku sempat ngambil gambar Selat Madura selama perjalanan. Selat Madura tuh selat yang menghubungkan antara Pulau Madura dan Pulau Jawa, letaknya di sebelah selatan Pulau Madura.
Mungkin kurang memuaskan buat yang pingin banget lihat Selat Madura, maaf... (>_<)
Aku janji, kalau ada kesempatan lagi, aku akan ambil gambar Selat Madura yang bagus. ^_^
↓Selat Madura↓
↓Anginnya mulai kencang↓
Cantik kan?... ☆
Memo -Ditulis oleh Yeptirani-
Blog ini adalah blog idealis saya. Saya mencoba belajar berbagai bahasa di dunia melalui blog ini. Bahasa yang ingin saya pelajari antara lain adalah bahasa Inggris, bahasa Perancis, dan bahasa lainnya.
Karena itulah, walaupun saya masih dalam tahap belajar, dan walaupun tidak banyak orang yang mampir, saya tetap mempertahankan blog ini. Itu semua wujud usaha saya dalam belajar.
Jika Anda menengok blog multibahasa saya ini, mungkin Anda akan menemui banyak kata-kata janggal yang tidak lazim digunakan. Maafkan saya. Itu semua karena saya bukan merupakan pengguna bahasa tersebut.
Saya akan sangat berterima kasih apabila Anda menegur lewat "komentar" atau surat elektronik saya saat Anda menemukan kata-kata janggal. Agar blog ini dan diri saya dapat berkembang lebih baik lagi.
Terima kasih banyak atas perhatian Anda.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Karena itulah, walaupun saya masih dalam tahap belajar, dan walaupun tidak banyak orang yang mampir, saya tetap mempertahankan blog ini. Itu semua wujud usaha saya dalam belajar.
Jika Anda menengok blog multibahasa saya ini, mungkin Anda akan menemui banyak kata-kata janggal yang tidak lazim digunakan. Maafkan saya. Itu semua karena saya bukan merupakan pengguna bahasa tersebut.
Saya akan sangat berterima kasih apabila Anda menegur lewat "komentar" atau surat elektronik saya saat Anda menemukan kata-kata janggal. Agar blog ini dan diri saya dapat berkembang lebih baik lagi.
Terima kasih banyak atas perhatian Anda.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Rabu, 31 Desember 2008
☆ Selat Madura ☆
Label:
Gambar,
Jalan-jalan,
Peristiwa
Selasa, 30 Desember 2008
Waspadai Kanker!
Sekitar 800.000 orang Indonesia terserang kanker setiap tahunnya.

Penyakit kanker sangat familiar di telinga kita. Dari 800.000 orang tersebut, kita mungkin mengenal beberapa kerabat dan keluarga yang termasuk dalam data di atas sebagai korban keganasan penyakit ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebutkan sebanyak 7,6 juta jiwa meninggal pada tahun 2005 dan 84 juta jiwa lainnya akan meninggal dalam jangka waktu 10 tahun ke depan jika tidak ada tindakan nyata untuk menanggulangi penyakit ini.
Memang penyakit kanker merupakan salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan manusia di negara maju dan sedang berkembang. Di negara maju, kanker menjadi penyebab kedua kematian. Di Indonesia, kanker menduduki peringkat keenam sebagai penyebab kematian utama.
Di negara maju, penyakit kanker sudah masuk kategori epidemik, sedangkan di negara berkembang kondisinya meningkat sangat tajam. Diperkirakan 43 persen kematian karena kanker disebabkan pengaruh rokok dan diet yang tidak sehat serta infeksi.
Mengenal Kanker
Kanker adalah segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali. Sel-sel berkembang secara berlebihan dan tidak mengikuti pola perkembangan sel secara normal, serta diikuti dengan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung pada jaringan yang bersebelahan (disebut juga invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis).
Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan karena kerusakan DNA (deoxyribonucleic acid, asam nukleat yang berfungsi untuk mengatur perkembangan biologis sel), yang menyebabkan mutasi pada gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan oleh agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan ataupun diwariskan dari keturunan sebelumnya.
Sel kanker mempunyai ciri-ciri antara lain: dapat memperbanyak diri secara berlebihan (poliferase), berdifernsiasi menjadi pembuluh darah, dan memiliki kemampuan untuk tetap hidup dan tidak mati sehingg muncul benjolan seperti tumor (dari Bahasa Latin yang berarti pembengkakan). Tumor di sini dapat diartikan sebagai ukuran jaringan yang tidak normal. Tumor daat berupa tumor ganas (bersifat kanker) atau tumor jinak (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya atau bermetastasis.
Jenis Kanker
Kebanyakan kanker baru dapat diketahui melalui pemeriksaan medis yang cermat, dan pemeriksaan akan lebih jelas setelah melakukan diopsi (cara mendapatkan contoh jaringan sel untuk membantu dokter mendiagnosis kanker).
10 Kasus Kanker Terbanyak di Indonesia
- Serviks Uteri 16,5%
- Payudara Wanita 11,9%
- Kulit 8,3%
- Limfe Sekunder 8,0%
- Nasofaring 6,4%
- Ovarium 4,8%
- Rektum 4,0%
- Limfosarkoma 3,9%
- Jaringan Ikat 3,0%
- Tiroid 3,0%
Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, tergantung pada lokasi dan karakter dari keganasan serta apakah ada metastasis. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.
Kebanyakan kanker dapat dirawat dan disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Namun bila tak terawat, kebanyakan kanker dapat juga menyebabkan kematian.
Sampai saat ini secara umum tidak diketahui penyebab kanker secara pasti. Kita tidak tahu apa yang menyebabkan kanker tetapi kita hanya mengetahui faktor risiko yang menyebabkan kanker, seperti gaya hidup yang menyebabkan kanker, antara lain merokok, makanan tinggi lemak, dan obesitas.
Kanker Tingkat Lanjut
Mengapa kebanyakan penderita kanker datang terlambat untuk berobat?. Banyak faktor penyebabnya, antara lain:
- Pada stadium dini sering tidak disadari oleh penderita bahwa dia sedang menderita penyakit kanker. Karena gejala pada stadium dini sering tidak khas dan tidak menakutkan.
- Kalau penyakit kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening yang menyebabkan timbulnya benjolan, masih juga kurang mebdapat perhatian. Kadang-kadang penderita berpendapat itu karena disantet orang yang bermaksud jahat padanya.
- Bila penderita mengerti bahwa penyakit itu bukan penyakit biasa, seringkali penderita takut memeriksakan diri karena takut dioperasi.
- Yang juga sering terjadi, penderita sadar bahwa penyakit itu bukan penyakit biasa, dan tidak takut meskipun ada kemungkinan dioperasi, tetapi biaya berobat tidak ada.
Akibat itu semua, maka penderita baru datang untuk berobat setelah dirasakan penderitaannya mengganggu, misalkan nyeri, pendarahan, sesak nafas, dan sebagainya. Semakin lanjut tingkatan kanker akan menyebabkan penderitaan yang semakin berat. Kadang-kadang penderitaan itu tidak tertahankan oleh penderita. Penderitaan itu tidak saja dirasakan oleh penderita sendiri, tetapi juga oleh keluarganya.
Jika kanker sudah menyebar ke berbagai bagian tubuh atau ke berbagai organ tubuh kita, kanker tidak mungkin lagi disembuhkan. Mengobati penyakit ini kadang hanya akan menambah penderitaan pada penderita. Efek samping kemoterapi dan radioterapi sangat menyiksa dan membuat penderita tidak nyaman. Gejala seperti mual dan muntah menjadi hal yang biasa. Karena hal-hal tersebut, maka penderita akan tambah menderita dan akhirnya meninggal dalam penderitaan yang berat.
Perawatan paliatif sangat dibutuhkan untuk penderita kanker stadium lanjut. Paliatif adalah sistem perawatan terpadu yang meningkatkan kualitas hidup dengan meringankan nyeri dan penderitaan lain seperti dengan memberikan dukungan spiritual dan psikososial kepada penderita. Namun satu hal yang sangat penting kita perhatikan menyangkut penyakit ini adalah bagaimana kita dapat menjalankan pola hidup sehat sehingga secara tidak langsung akan mencegah kemungkinan munculnya kanker.
Mari bergaya hidup sehat!
(dari Askes Jejak Sehat)
Rabu, 10 Desember 2008
Siapa Yeptirani?
Label:
Salam
Langganan:
Komentar (Atom)










